Pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui Program Terintegrasi Literasi Lingkungan dan Pariwisata Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.64021/jpa.1.2.63-69.2025Abstract
Permasalahan lingkungan pesisir dan rendahnya kesadaran wisata masyarakat lokal masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan destinasi pariwisata berkelanjutan di Senggigi, Kabupaten Lombok Barat. Sampah plastik dan praktik pengelolaan sampah yang belum optimal berkontribusi pada penurunan kualitas estetika pantai dan pengalaman wisatawan, serta berisiko terhadap ekosistem pesisir dan mata pencaharian masyarakat pesisir. Kontribusi pengabdian ini adalah penguatan kapasitas Pokdarwis sebagai agen perubahan yang mampu menerapkan praktik pengelolaan sampah berbasis sumber, menyelenggarakan kegiatan beach clean up yang terstruktur, mengadopsi prinsip CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment), serta melakukan edukasi wisata kepada pelaku dan pengunjung.
Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif dan tindakan (participatory action research) dengan tahapan: (1) identifikasi masalah melalui observasi dan FGD, (2) pelatihan literasi lingkungan dan manajemen destinasi berkelanjutan, (3) pendampingan praktik lapangan (beach clean up terjadwal, pemilahan sampah, dan bank sampah), (4) implementasi protokol CHSE pada usaha pariwisata mikro, dan (5) monitoring-evaluasi menggunakan kuesioner pra-pasca, wawancara mendalam, serta pengukuran kuantitatif jumlah sampah terangkut.
Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman anggota Pokdarwis tentang literasi lingkungan dan praktik pariwisata berkelanjutan; peningkatan frekuensi dan kualitas kegiatan beach clean up; terbentuknya sistem pemilahan sampah sederhana dan penguatan Bank Sampah di dua titik strategis; adopsi standar CHSE pada 8 usaha mikro wisata; serta peningkatan partisipasi masyarakat lokal dan pelaku usaha pariwisata dalam kegiatan kebersihan dan edukasi. Rata-rata skor pengetahuan peserta meningkat dari 45% (pra) menjadi 82% (pasca). Kesimpulannya, program terintegrasi literasi lingkungan dan pariwisata berkelanjutan efektif memberdayakan Pokdarwis Senggigi sehingga mampu menjadi penggerak perubahan perilaku lingkungan dan peningkatan kualitas destinasi. Rekomendasi: perlu skala-up dengan dukungan pemerintah kabupaten, integrasi pada rencana pembangunan desa, serta penyusunan SOP beach clean up berkelanjutan.
References
World Bank, "Plastic Waste Discharges from Rivers and Coastlines in Indonesia," May 2021.
Lestari, P., "The impact of improper solid waste management to plastic pollution in Indonesian coastal and marine environment," Marine Pollution Bulletin, 2019.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, "Handbook CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment)," 2020.
R. Suheldi, "Enhancing Senggigi as a Lombok Tourism Destination," FDIK Journal, 2024.
Komunitas Bisnis Senggigi & Lombok Ocean Care, "Senggigi Clean Up Day," media release, 2025.
Betahita.id, "Kawasan Wisata Senggigi Hasilkan 1,4 Ton Sampah Per Hari," 2022.
ResearchGate, "Menguatkan Peran Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas untuk Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan di Senggigi," 2025.
Putri, L.D., "Social Capital's Role in Community-Based Tourism," 2025.
Giampiccoli & Mtapuri, "Managing Community-Based Ecotourism," Jurnal Konservasi, 2016 (relevansi teori pengelolaan CBT).
Yamin et al., "The Role of Community-Based Tourism in Sustainable Tourism Village in Indonesia," Rev. Gest. Soc. Ambient., 2024.
Pradiansah, S.A., "Efektivitas Penerapan CHSE pada Hotel," 2023.
Muda, F., "Community participation in Indonesian sustainable tourism," 2025.
Ministry of Marine Affairs and Fisheries, "Marine Debris Training Presentation," 2017.
Times Indonesia / Local Gov. Lombok Barat, "World Cleanup Day 2021: Kawasan Wisata Senggigi Dibersihkan," 2021.
Journal articles and local theses on Senggigi tourism development (e.g., e-thesis UIN Mataram, 2023).
Additional recent journal articles on community-based tourism and waste management (2021–2025) used to support discussion and recommendations.